Easy Financepro

Panduan Lengkap: Cara Membuat Faktur Penjualan Dimuka di Accurate Online Sebelum Barang Dikirim

Dalam proses bisnis tertentu, perusahaan sering kali perlu menerbitkan faktur penjualan sebelum barang benar-benar dikirim kepada pelanggan. Kondisi ini umumnya terjadi karena adanya kesepakatan pembayaran di awal, permintaan dokumen penagihan lebih dahulu, atau kebutuhan administrasi perusahaan pelanggan.

Untuk mengakomodasi kebutuhan tersebut, Accurate Online menyediakan fitur Faktur Penjualan Mendahului Pengiriman atau yang sering disebut Faktur Dimuka. Dengan fitur ini, perusahaan dapat membuat faktur penjualan terlebih dahulu, sementara pengiriman barang dilakukan pada waktu yang berbeda.

Apa Itu Faktur Penjualan Mendahului Pengiriman?

Faktur Penjualan Mendahului Pengiriman adalah transaksi penjualan di mana faktur diterbitkan terlebih dahulu sebelum barang dikirim kepada pelanggan. Berbeda dengan proses penjualan pada umumnya, transaksi ini tidak langsung mengurangi stok persediaan karena barang belum keluar dari gudang.

Setelah barang siap dikirim, pengguna dapat membuat transaksi pengiriman berdasarkan faktur yang telah dibuat sebelumnya. Dengan demikian, proses penagihan dan proses distribusi barang dapat berjalan secara terpisah namun tetap saling terhubung.

Kapan Faktur Dimuka Digunakan?

Fitur ini biasanya digunakan pada kondisi seperti berikut:

  • Pelanggan meminta invoice terlebih dahulu sebelum melakukan pembayaran.
  • Barang masih dalam proses produksi atau persiapan pengiriman.
  • Pengiriman dilakukan beberapa hari setelah faktur diterbitkan.
  • Perusahaan menerapkan sistem pembayaran di muka sebelum barang dikirim.
  • Penjualan dilakukan berdasarkan kontrak atau Purchase Order (PO) yang mengharuskan invoice diterbitkan lebih awal.

Langkah-Langkah Membuat Faktur Penjualan Mendahului Pengiriman

Berikut tahapan yang dapat dilakukan di Accurate Online:

  1. Aktifkan pengaturan Faktur Penjualan Mendahului Pengiriman pada pengaturan penjualan apabila fitur belum digunakan.
  2. Masuk ke menu Penjualan.
  3. Pilih Faktur Penjualan.
  4. Buat faktur penjualan seperti biasa dengan memilih pelanggan dan barang yang akan dijual.
  5. Simpan transaksi sehingga faktur berhasil dibuat meskipun barang belum dikirim.
  6. Ketika barang sudah siap dikirim, buat transaksi Pengiriman Pesanan atau proses pengiriman berdasarkan faktur yang telah dibuat sebelumnya.
  7. Simpan transaksi pengiriman agar stok barang berkurang sesuai jumlah yang dikirim.

Dengan alur tersebut, proses penagihan dan pengiriman dapat dilakukan pada waktu yang berbeda tanpa mengganggu pencatatan transaksi.

Contoh Penggunaan Faktur Dimuka

Berikut beberapa contoh penerapan fitur ini dalam kegiatan operasional perusahaan:

  • Perusahaan distributor yang mengirim barang beberapa hari setelah pelanggan melakukan pembayaran.
  • Perusahaan manufaktur yang membutuhkan waktu produksi sebelum barang siap dikirim.
  • Proyek pengadaan yang mengharuskan invoice diterbitkan lebih dahulu sebagai syarat pencairan dana.
  • Penjualan berdasarkan Purchase Order (PO) dengan jadwal pengiriman bertahap.

Keuntungan Menggunakan Faktur Penjualan Mendahului Pengiriman

Menggunakan fitur ini memberikan berbagai manfaat, di antaranya:

  • Proses penagihan kepada pelanggan dapat dilakukan lebih cepat.
  • Pengiriman barang dapat dijadwalkan sesuai kesiapan stok.
  • Persediaan tidak langsung berkurang sebelum barang benar-benar dikirim.
  • Riwayat antara faktur dan pengiriman tetap saling terhubung.
  • Mengurangi risiko perbedaan data antara bagian penjualan dan gudang.
  • Mempermudah monitoring transaksi yang masih menunggu pengiriman.

Tips Menggunakan Faktur Dimuka

Agar proses berjalan lebih optimal, berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan:

  1. Pastikan fitur Faktur Penjualan Mendahului Pengiriman sudah diaktifkan sebelum membuat transaksi.
  2. Lakukan pengiriman sesegera mungkin setelah barang siap agar tidak ada transaksi yang tertunda terlalu lama.
  3. Selalu lakukan pengecekan daftar faktur yang belum dikirim sebagai bagian dari monitoring operasional.
  4. Pastikan jumlah barang yang dikirim sesuai dengan faktur yang telah diterbitkan.
  5. Koordinasikan antara bagian penjualan dan gudang agar proses penagihan dan pengiriman berjalan selaras.

Hal yang Perlu Diperhatikan

Sebelum menggunakan fitur ini, terdapat beberapa hal penting yang perlu dipahami:

  • Faktur penjualan tidak berarti barang sudah dikirim.
  • Stok baru akan berkurang ketika transaksi pengiriman diproses.
  • Pastikan jadwal pengiriman dipantau agar tidak ada faktur yang belum direalisasikan.
  • Gunakan fitur ini sesuai dengan alur bisnis perusahaan agar laporan penjualan dan persediaan tetap akurat.

Simak Video Tutorialnya

Agar lebih mudah memahami proses pembuatan Faktur Penjualan Mendahului Pengiriman di Accurate Online, silakan tonton video tutorial yang telah kami siapkan.

Video tersebut membahas langkah demi langkah mulai dari pengaturan awal, pembuatan faktur, hingga proses pengiriman barang berdasarkan faktur yang telah dibuat.

Kesimpulan

Faktur Penjualan Mendahului Pengiriman merupakan solusi bagi perusahaan yang perlu melakukan penagihan sebelum barang dikirim kepada pelanggan. Dengan fitur ini, proses administrasi penjualan menjadi lebih fleksibel tanpa mengurangi keakuratan pencatatan persediaan.

Melalui Accurate Online, seluruh proses mulai dari pembuatan faktur hingga pengiriman barang dapat dikelola dengan lebih rapi, efisien, dan mudah dipantau. Dengan memahami cara penggunaannya, Anda dapat menyesuaikan alur penjualan sesuai kebutuhan operasional bisnis sekaligus menjaga data transaksi tetap akurat.

Elvina Aurelia

Writer & Blogger