Dalam kegiatan penjualan, tidak menutup kemungkinan customer mengembalikan barang meskipun faktur penjualannya sudah dilunasi. Misalnya karena barang yang diterima rusak, tidak sesuai pesanan, atau terdapat kesepakatan lain antara perusahaan dan customer.
Secara default, Accurate Online tidak mengizinkan retur terhadap faktur penjualan yang sudah lunas. Oleh karena itu, Anda perlu melakukan pengaturan terlebih dahulu sebelum membuat transaksi retur.
Pada artikel ini, kita akan membahas cara mengaktifkan pengaturan tersebut serta langkah-langkah membuat retur untuk faktur penjualan yang sudah lunas.
PT Emas Sentosa telah menerbitkan Faktur Penjualan kepada customer dan faktur tersebut sudah dibayar lunas.
Beberapa hari kemudian, customer mengembalikan sebagian barang yang telah dibeli sehingga perusahaan perlu membuat Retur Penjualan atas faktur yang sudah lunas tersebut.
Sebelum membuat retur, lakukan pengaturan berikut.
Sebelum mengikuti langkah-langkah berikut, pastikan Anda telah mengaktifkan pengaturan agar Accurate Online mengizinkan retur pada faktur yang sudah lunas.
Masuk ke menu:
Pengaturan → Preferensi → Pembatasan → Lainnya
Kemudian pastikan opsi Retur Penjualan dapat meretur faktur yang sudah lunas sudah dicentang.
Pengaturan ini hanya perlu dilakukan satu kali. Setelah diaktifkan, Anda dapat membuat Retur Penjualan untuk faktur yang sudah lunas tanpa perlu mengubah pengaturan tersebut kembali.
Apabila seluruh data sudah benar, klik Simpan.
Transaksi Retur Penjualan berhasil dibuat meskipun Faktur Penjualan sebelumnya telah berstatus lunas.
Dengan mengaktifkan opsi Retur Penjualan dapat meretur faktur yang sudah lunas pada menu Preferensi, Anda dapat membuat Retur Penjualan untuk faktur yang telah dilunasi seperti biasa. Hal ini memudahkan proses pencatatan apabila customer mengembalikan barang setelah melakukan pelunasan, sehingga transaksi dan laporan keuangan tetap tercatat secara akurat.
Tonton video tutorialnya di bawah ini — dijelaskan step by step langsung di sistemnya!